Pecel Dan Lotek Hore

Akhir-akhir ini saya suka makan makanan hijau-hijauan. Lotek dan pecel contohnya. Saya nggak tau kenapa saya suka makan itu. Keduanya menjadi menu favorit saya, selain harganya murah juga di lidah nikmat.

Pecel contohnya, saya membelinya 2.000 rupiah per bungkus. Sangat murah bukan?. Tapi biasanya saya membeli 2 bungkus, mengingat perut saya belum cukup kalau cuman 1 #eh *elus-elus perut dulu sebelum melanjutkan*. Pecel saya beli sekitar 5 km dari rumah saya, sekitar 10 menit kalau naik motor. Tepatnya di depan pasar Ngangkruksari, Kretek, Bantul. Buka sekitar pukul 5 sore hari.

Pecel ini cukup enak kalau sedang menari di lidah saya. Pecel adalah komposisi bayam, kobis, cipir, toge, kacang panjang, daun pepaya dan disiram dengan bumbu kacang. Tapi saya tidak suka memakai daun pepaya. Sebenarnya kalau mau membuat sendiri ini tidak susah. Caranya? Silakan tanya mbah google…hehehee. Kelebihan kalau kita bikin sendiri adalah lebih bebas menyetting bumbunya. Pedasnya seberapa? Asinnya?. Kadang-kadang ibu saya membuatkan pecel untuk saya.


Selain pecel, lotek juga menjadi favorit saya. Saya membeli lotek di dekat rumah simbah saya. Tak kalah murah dari pecel yang saya ceritakan tadi, lotek ini harganya tidak ada 5 ribu / bungkus. Kalau nggak salah 3 ribu atau 4 ribu/ bungkus. Kalau lotek mungkin sudah tidak asing lagi buat teman-teman.

O yaa, kemudian saya bertanya kepada ibu saya. “Bu apa bedanya bumbu kacang lotek dan bumbu kacang pecel?”. Sepengetahuan ibu saya, bumbu pecel tidak memakai asem, sedangkan lotek memakai.

Tapi menurut saya keduanya sama enaknya. Silakan makan di tempat terdekat anda :)

Posted in Uncategorized | 3 Comments

Tahu Gimbal Taman KB Semarang

Ketika dolan ke semarang apa yang Anda pikirkan? Yah kalau Saya sih kuliner yang oke. Beberapa waktu lalu, Minggu, 12 Maret 2012 saya ke suatu tempat kuliner yang enak. Tahu gimbal taman KB, ya tahu gimbal taman KB. Saya ndak tahu kenapa namanya “tahu gimbal”. :)

Di sekitar taman KB semarang ada beberapa penjual di sana, silakan pilih. Harga terjangkau 10.000an. Tahu gimbal ini komposisi dari : tahu goreng, lontong, tauge, telur goreng, udang yang digoreng dengan tepung, dll dan dicampur dengan bumbu kacang. Rasanya wuih mantap, nggk percaya? Silakan coba. Boleh juga bungkusin buat saya.hehehe. Sekian.

wuih mantap
nah

Posted in Uncategorized | 7 Comments

Terburu-buru itu…

Sore itu di tempatku gerimis. Walaupun grimis tak menghalangiku mencari rezeki (halah). Ketika dalam perjalanan tiba-tiba hapeku bergetar. *grreekk…greeekk* eh ada BBM, pas aku baca “bay, aku punya cerita lucu, kamu mau nggak?”. Jreeennggg nggak pernah aku menolak cerita lucu, kemudian aku balas, “oke critain aja..hihihiii”.
Begini cerita temanku itu.
Temenku itu sebut saja Ayi (bukan nama sebenarnya), kebetulan Ia kembar. Ketika berada di rumah, tiba-tiba kembarannya kasih kabar kalau mau pergi ke luar negeri. *Deg*, kemudian si ayi langsung memberi kabar ke keluarganya kalau kembarannya mau ke luar negeri.
Spontan, Ia Bersama Ayahnya pergi ke bank mengambil uang untuk si kembaran. Ia antri di bank, kemudian Ia menulis slip. Setelah Ia menulis slip, Ia berniat duduk di kursi bersebelahan dengan seorang Ibu dan 2 lelaki muda.
Sebelum Ia duduk terlihat ketiga orang itu nglirik sambil senyum-senyum. Dalam hati Ia bilang,”ngapain sih mereka senyum-senyum?, efek samping orang cantik, banyak yang ngelirik”. Kemudian Ia duduk.
Tiba-tiba Ibu itu bilang, “mbak..”.
“yaa buk”, jawab Ayi.
“itu mbak” kata ibu itu.
“apa buk?”, tanya Ayi.
“Maaf, itu mbak bajunya kebalik”. Jawab ibu.
Jedaarrrr, Ayi membalas senyum. Muka Ayi memerah, rasa malu muncul. Namun Ia tak lantas memperlihatkan malunya. Ia mencoba menutupi malunya dengan gaya secool mungkin. Dan Kini gilirannya keteler, sambil menuju teller Ayi mencoba mePDkan diri dan dengan senyum Ia bilang, “tren anak muda bu”, sambil ngikik dalam hati.

Kalau mau ngirim cerita yang kalian anggap lucu boleh loh. kirim aja ke senyumbayu@gmail.com. Aku tunggu yah..yah..yah :)

Posted in Uncategorized | 2 Comments

From Paris with Love, Tour de West Prog

Paris bukan Ibu kota Perancis. Bukan pula nama orang. Tapi Paris di sini adalah Parangtritis, nama daerah asalku :) . Jadi Kalau ada yang nanya asalku mana? *Paris, pasti ada yang kaget :D . Lalu westprog? Sebutan lain Kulon Progo, Kabupaten yang masuk 10 besar pelayanan terbaik versi Metro TV.

Berawal dari rencana dadakan, namun juga terprogram *loh bajimana nih?. Sepeda sendirian pun menjadi alternatif. Ndak ada acara formal macam FUN BIKE, atau apalah. Aku kasih nama acara ini apa yaa? Hmm…oh iya “GANTENG ROAD SHOW”. Maksudnya? Itu acara si ganteng untuk para pembaca sapiganteng.com *halah hahahhaa.

Bermodal barang pinjaman. Tapi bukan pinjaman semua. Baju, celana, pakaian dalam, dll masih ada yang punya sendiri .

Berangkat sekitar setengah 3 sore. Foto start nggak ada, kamera teman lapar, karena chargenya rusak, jadi kamera nggak pernah diberi makan listrik, gak nyala :( .

Suasana terasa panas, jalanan masih ramai dipenuhi para aktifis jalanan, maksudnya para pengguna jalan. Masih terasa pula suasana #17an, bendera menghiasi di kanan-kiri jalan. #MERDEKA!. Suasana ceria selalu melekat. Celana pendek kusut, baju merah merona, rambut acara-acarakan seolah sebagai modal berharga untuk menjadi atlet sepeda internasional *maksute opo iki?, Mana ada atlet sepeda internasional celananya kusut rambut acak-acakan *keplak diri sendiri*.

Perjalanan sekitar 3 km, Saya berhenti. Merasa iba dengan barang milik teman (kamera), karena kelaparan. Melihat sebuah Toko, aku pun mengoda toko itu, membujuknya untuk menukar duitku dengan sepasang baterai. Akhirnya aku berhasil mendapat baterai A3, kemudian saya keluar dari toko itu. Duduk di luar toko, memasang baterai di kamera. Tiba-tiba “Waduhh, baterainya nggak jodoh, kurang gede!, kalau masih kurang gede, tambah lemakku!” *loh. Masuklah saya dan beli yang cocok.

Melanjutkan perjalanan. Melewati pasar, mantan sekolah, hingga kebun warga.

Sepedo meter menunjukkan 300 km/ jam lebih cepat dari Moto GP :) ))


Pemandangan mantap di setiap perjalanan


Melewati beberapa tempat bersejarah. Dulu tempat ini sebagai tempat ayahku membanting tulang, untuk membiayai anaknya yang nakal ini *Gak pa2 nakal yang penting ganteng. Namun sekolah ini sekarang sudah nggak berdiri lagi, menurut keterangan dari ayahku sekolah ini diregroup (digabung) dengan sekolah lain.

Sekolahan dimana dulu ayahku bekerja, sekarang udah nggak dipakai :(


Suasana kesana tak banyak berubah, dari masjid sebelum menuju kesana masih tegak berdiri.

Masjid ini masih ada, waktu aku SD dulu pernah ikut ayahku ke tempat kerjanya.


O yaa, sebelum sampai ke sana sepeda yang aku pakai sempat jadi preman pencegat jalan. Wah..wah..

HEH!! Kalau mau lewat bayar, sini..sini..sini :) ))


Melanjutkan perjalanan. Melewati penjual sate. Nah ini pengalaman yang tak mengenakkan. Ceritain nggak yaa? ceritain ah. Jadi dulu aku waktu SMA jalan-jalan sama temanku erfan. Waktu itu kita sama-sama lapar, kemudian mampir di warung sate ini. Nah di sana kita cerita ngakak-ngakak sambil makan. Makan pun akhirnya selesai. Setelah itu kita mau pulang. Tiba-tiba kejadian nggak mengenakkan terjadi. Tiba-tiba si erfan nyletup “aku nggak bawa duit”. Aku jawab,”Santai aja”. Ku keluarkan dompetku “hah!, aku juga, duitku nggak ku bawa..modyar ini”. Dengan malu-malu dan saling tunjuk, kita ngomong sama penjualnya. “Buk, kami nggak bawa duit, duitnya ketinggalan” ungkapku dengan malu-malu tapi tetap ganteng. Tapi untungnya ibuknya baik kita boleh ngutang, karena nggak enak erfan aku tinggal sana, aku ngambil duit pulang :)

Ini warung itu. Makanannya enak, tapi sayang aku nggak bawa duit :)

*Cerita belum selesai lanjut besok :) *

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Kopi dan Sesuatu dibaliknya

Sebenarnya aku nggak hobi ngopi, tapi entah mengapa akhir-akhir ini aku sering minum kopi. Jogja akhir-akhir ini dingin, mungkin karena itu aku jadi sering ngopi, ah tapi nggak juga. Atau karena kopi bisa menjaga kegantengan? Ah gantengku tetap terjaga kok, gak perlu kopi.hihihii. Lalu apa yaa? Nggak tau juga sebab pastinya.

Oh yaa, ternyata kopi punya manfaat lhoo. Udah tau? Kalau udah tau aku nggak jadi cerita nih, udah deh segini aja tulisanku, kalau udah tau. #eh. Tapi masak aku tega kagak cerita manfaat kopi sama kalian sih, Oke aku ceritain deh.

Ngopi yukksss


Lalu apa manfaat kopi sih Bay? Ngelangsingin badanmu?

Ngawur! Bukan! Bukan itu.

Loh terus apa dongg? Biar kamu tambah ganteng?

Bukan juga!, ganteng bukan dari kopi, tapi dari dariNya :D

Lalu apa? Buat ngukur dalemnya hidung?

Loh kok gak nyambung, ngukur dalemnya hidung dan alami itu “ngupil” bukan ngopi

Lantas?

Lanjut baca yukksss

Posted in Uncategorized | 2 Comments

30 km menuju skripsi

Sudahkah gantengers dan cantikers skripsi? Sudahkah dikerjakan? Denger pertanyaanku jangan galau yaa.
*Ini Cerita skripsoyku cyiin*
30 km itu jarak rumahku dengan kampus *gile jauh bener*. Semester 1 dan 2 aku tempuh menggunakan motor dari rumah *sebenarnya kalau dipikir edan juga*. Semester 3, 4, sampai aku garap skripsoy saat ini, aku ngekos sekitar 10 menit dari kampus, karena aku harus berkonsentrasi dengan bimbingan bahasa inggris, walaupun akhirnya di DO (bukan drop out, tapi lebih halusnya keluar), gara-gara jarang masuk. Tak masalah di DO yang penting ilmunya *padahal baru bisa bilang “I love you” *.
Oke! sekarang aku udah semester lanjut usia alias semester akhir-akhir gitu deh *rahasia semester berapa? *. Untuk bisa mengenakan toga, saya pun terpaksa mengambil skripsi.
Untuk menempuh skripsi itu ada syaratnya yaitu lulus Metopel (metodologi penelitian). Kuliahnya pagi. Gara-gara itu pula aku ketahuan nggak mandi dan jadi tranding topic di kelas. Gara-gara bangun kesiangan dan katanya mau ada kuis, aku nekat nggak mandi dan berangkat kuliah. Dengan muka kusut plus ngantuk-ngantuk, aku duduk. Suasana ngantuk banget. Tiba-tiba dosen manggil aku dan bilang “bayu, ini apa artinya?”, karena aku pass nggak konsentrasi “hmmm..nggak tau pak”. Eh si dosen bukannya menghibur malah nanya lagi, “kamu ngantuk yaa? Kamu pasti belum mandi?”. *sekelas ketawa semua*. Kemudian si dosen bilang “sana-sana ke kamar mandi”, aku jawab “nggak..nggak pak”, dosen pun,”sana ke kamar mandi, cuci muka dulu”. Sontak satu kelas pada ketawa semua, apalagi kelas itu isinya tukang omong semua…*kampreettt*, tapi kalau keinget aku pengen ketawa..ahahhahaha
Eh balik lagi ke skripsi. Sudah satu semester aku menempuh skripsi, hasilnya sukses!. Sukses membuat kertas kosong, alias belum dikerjakan. Dosen, orang tua dan teman nanya, “skripsimu gmn?”, aku selalu jawab “sukses!, sukses membuat kertas skripsi koson tanpa isi”.
Terus kalau skripsi masih 0, km galau bay? Kagak! Nggk salah maksudnya. Beberapa teman mainku udah pada mau pendadaran, takutnya aku di kampus sendirian, trus jadi kakek-kakek di kampus. “kakek bayu, apa kabar skripsi?” bisa langsung pingsan aku kalau gitu.

toga

Bentuknya masih kedip-kedip seperti punyaku :)

Bay, kamu kan udah konyol, 1 semester nggak ngerjain skripsi ada tips buat biar skripsoy tambah asoy? *ngeles maksudnya*
Ada :
1. Jangan mengerjakan skripsi sambil telentang, karena tetangga sebelah telenpaku aja mati apalagi telentang. *ngutip*
2. Jangan malu disebut mahasiswa abadi. Mahasiswa abadi adalah title bangsawan bagi para mahasiswa yang betah dan tekun di kampus. Ia cenderung lebih suka ke kampus sehingga lebih lama di kampus dari pada teman lainnya. Ia bisa juga disebut cinta kampus.
3. Kalau ditanya skripsi sama orang lain jawablah sukses, walaupun belum dikerjakan. Hal itu akan membuat orang lain grogi karena kesuksesanmu. #halah gak penting #

Posted in Uncategorized | 4 Comments

Ngupil itu…

Akhirnya update juga setelah disibukkan oleh cinta. Maksudnya bukan pacaran tapi cinta kampus atau lebih popular UAS (Ujian Asoy Sangat) *pencitraan biar keliatan rajin kuliah*. Tapi sorry yaa, beberapa hari nggak apdet, apdet langsung bahas soal “upil”. Bukan maksudku untuk menjijikkan tapi yaa pengen bahas upil aja.
Mungkin anda Melihat judulnya upil langsung bilang “njijiki”, “jorok”, dll, etapi jangan gitu, semua orang punya lho, kecuali yang tidak punya *ya iyalah*. Oke langsung aja.
Oya bagi yang belum tau apa itu upil? Inilah definisinya…
Upil adalah nama sejenis merchandise yang bisa anda dapatkan apabila berhasil melakukan sebuah ekspedisi di hidung. Berbentuk seperti kristal padat berwarna agak keabu-abuan, sebutir upil biasanya memiliki komposisi berupa debu, ingus yang telah mengeras, dan bulu hidung. Jika kita beruntung, terkadang pada upil yang berhasil dikeruk dari dalam hidung mengandung sedikit ingus yang masih kental (dikutip dari tolololpedia). jadi Ngupil itu semacam ekspedisi mencari upil. Udah jelas kan??
Ngupil bisa membuat orang marah lho, aku pernah dimarahin gara-gara ngupil sembarang, itu dulu sekarang sih nggak . Misalnya kalau temenmu lagi makan enak-enak kamu ngupil di depannya, itu sih cuman bikin sedikit marah sih. Mau bikin Ia lebih marah? keluarkan tuh merchandise dari hidung pass dia makan…

ngupil

Hallooo kakak, aku ganteng kan?

Lalu kegunaan ngupil? menurutku->
1. Menghilangkan upil dalam hidung
Yaa ini jelas. Upil itu kotoran, jorok, wajib dikeluarkan. Dengan dikeluarkan hidung terhindar dari rasa geli-geli akibat serangan dari upil itu.
2. Olah raga tangan
Daripada tangan nganggur dan gak ada gerak (olah raga), mendingan buat ngupil deh. Bukankah olah raga itu menyehatkan
3. Menanamkan cinta kepada diri sendiri
Cinta diri bisa dibuktikan dengan ngupil? Bisa dong, badan anda akan bersih dan anda akan terhindar dari rasa geli akibat serangan dari upil-upil itu.
4. Memperlancar anda dalam pedekate.
Maksud saya bukan pas PDKT, tapi sebelum pedekate anda ngupil. Bayangkan kalau anda tidak ngupil terus hidung anda kotor, pas Ia makan kemudian anda bersin, semburan peluru upil akan mengurangi kenyamanan orang yang sedang anda dekati, Kacau jadinya.

Posted in Uncategorized | 4 Comments

Dibalik Seremnya Rumah Sakit

Tringgg….tringgg…HP jadulku bunyi. Wah siapa nih gangguin orang online aje. “Hallo broo” *berlagak anak gaul*. “Lagi nengdi om?” (lagi dimana om?) kata masku, Om di sini bukan berarti aku om-om, tapi karena aku punya ponakan jadi dipanggil om, jadi tolong dibedakan om ganteng dan om-om #eaaa. Lanjut cyiinn, “Lagi nang kosan boss, ono opo?” (lagi di kosan boss, ada apa?) ucap gua, #halah sok pake “gua”. “Iki, ibumu tibo, balio sek!” (ini ibumu jatuh, pulang dulu!) lanjut masku. “HAAAA….AH, kok iso? Ra papa to?” (hah, kok bisa?, gak apa-apa kan?) *dengan gaya histeris dicampur dengan gaya unyuku plus mukaku sok imut gitu deh :D *. “Ra po2, mung lecet sitik”, (gak pa2, cuman lecet sedikit) jawab masku.

Setelah mendengar itu kabar itu pun aku langsung bersiap dan beganti pakaian alias bersalin #eh. Layaknya Teletubis membunyikan bel skuternya, “tootoott…toott…toottt, minggir-minggir, Thinki Wingkie mau lewat”. Setelah selesai siap-siap aku pun lari ke parkiran kosan, “jreeeng…”, motorpun menyala dan aku mulai tancap gas.

Seperti Valentino Rossi bawa motor dicampur sama Michael Schumacher bawa mobil F1nya aku pun ngebalap pakai motorku, cuman bedanya mereka berteknik, sedangkan aku cuman modal Pecicilan dan Biayaakan. Kalau motorku bisa bicara mungkin akan misuh-misuh (misuh-misuh itu kalau gak salah semacam “ngumpat”, Bahasa Indonesianya tepatnya aku nggak tahu). Melewati terjangan angin nan kibasan rambut sexy dimana-mana*halah, opo iki*. Akhirnya aku nyampe di tempat, di mana ibuku di rawat sementara.

Pertama kali yang aku lihat di situ adalah darah. Bukan berarti aku takut tapi nggak tega cyiin. Walaupun mukaku serem dicampur imut, tapi aku nggak tega kalau melihat darah, apalagi orang tuaku ?. Singkat cerita, karena tempat perawatan sementara itu tak mampu menangani maka dibawalah rumah sakit. Gua panik bro/sist, tapi di sinilah cerita konyol di mulai.

ambulance
Lanjut baca yukksss

Posted in Uncategorized | 5 Comments

Adventurer Dadakan

#1stPosting

Ini petualangan konyolku sama si calon dokter gunung edan fajar.

Ini petualangan tak terencana. Sebenarnya aku dibohongin si fajar, dokter edan. Dia kagak ngasih tau kalau Nglangeran itu gunung, aku mikirnya cuman daerah datar, ternyata menanjak jalannya #edan. Tanpa persiapan sama sekali, cuman modal dengkul dan muka tampan. Kampret kan?

Di-sms fajar sekitar pukul 10.00 pagi “Bay, ayo ikut ku ke Ngglangenan jam 2 capcuss”, tanpa pikir panjang aku pun langsung bilang “oke” *sebenarnya yang goblok siapa? aku yaa? owh iya-ya, kok nggak saya tanya dulu tempat apa itu*.

Berangkat dari jalan kaliurang. Seharusnya biar cepat sampai itu melalui jalan Wonosari, namun karena pingin bikin bingung temanku maka aku lewatin jalan imogiri, agak lebih jauh dan berliku *biar bingung temenku*. Namun naasnya, ditengah jalan motor yang kami kendarai bocor *lihat berat badan masing-masing*, saya maklum pengendaranya ukuran bodynya jumbo semua.

Untuk sampai tempat tujuan harus mendaki gunung lewati lembah, kayak ninja hatori. Tak ketinggalan aku sempat mejeng dulu
Berhenti di perjalanan buat mejeng

Setelah berhenti mejeng, kita lanjutkan perjalanan.  Dan setelah 30 menit berlalu, sampailah ke tempat tujuan ini dia

Foto By : fajar

Hoahh…panas cyiinn nyampe sana.  Kemudian aku kaget memandang ke atas ternyata gunungnya tinggi, “edan ini aku diajak ke atas apa yaa?” bisa langsing mendadak nih. Tanpa pikir panjang si fajar membeli minum dan bilang “ayoo ke atas bay!”, di hatiku “duhh…edan”.  Coba lihat tingginya segini nih..

Bisa langsing mendadak nih!. Yang penting imutnya gak ilang #halah.

Temenku diperjalanan udah action aja, maklum orang gunung.

Setelah 2 jam ngos-ngosan naik gunung, sampailah kita di setengah puncak, kebetulan saya udah kesel atau bahasa kerenya capek jadi tak nyampe puncak. Tak beberapa lama temenku mejeng lagi..#haduh

Setelah menghabiskan setengah jam disana, sampat berkenalan dengan beberapa orang. Sayang cowok semua *jomblo kode*. Kami pun turun. Sampai bawah kami tak istirahat dan langsung pulang.

Perjalanan pulang kali ini aku yang di depan.  Turun gunung dengan kecepatan sekitar 60 km/jam. Tiba-tiba motornya sedikit terpelesat dan aku pun menginjak rem tapi ternyata remnya blong. Aku pun teriak “motor eddaaaaaannnn”. Masak mau naik gunung motornya gak ada remnya, kayak mau cari mati aja nih :(

Sampai di jalan wonosari aku langsung teringat capcay jalan wonosari yang uhhuuuyy *gendut detected*, tapi sebelum sampai, motor kami malah bocor lagi *pancen ini motor edan*. Karena sepi tambal ban, walaupun motor kami bocor, tapi tetap kami naiki *kejam sekali*..wahahaha

Dan tibalah disebuah angkringan yang juga menyediakan tambal ban. Mimpiku makan di capcay jalan wonosari musnah sudah, karena lapar tak tertahan lagi. Aku pun marah dan balas dendam dengan menghajar 2 nasi, 5 gorengan dan 3 tusuk sate. Temenku lebih kejam 2 nasi 8 gorenang dan 2 sate. #edan.

Kami ingin mendokumentasi foto, pas bapaknya lagi nambal ban. si fajar motret tiba-tiba, dan bapaknya pun kaget dan teriak. “Asem mas, saya kira petir masuk angkringan”, kata bapaknya. Dalam hati pun saya bilang “Angkringannya cepet laris pak, dibeli om petir” :) ).

Setelah kurang lebih 30 menit nambal ban dan makan kami pun pulang dengan capek. :) )

Posted in Uncategorized | 12 Comments